Media-islam - Setiap orang tua tentu
memimpikan punya anak yang cerdas dan sehat. Terkadang para orang tua juga
bingung mengapa anak-anak lain di usia sebaya dengan anaknya bisa lebih cerdas
di sekolah dan jarang sakit. Psikolog Anak dan Keluarga Roslina Verauli, punya
solusinya.
Menurut Roslina, sejumlah
studi menunjukkan bahwa kualitas protein, vitamin, dan mineral pada makanan
berkorelasi dengan baik terhadap perkembangan kognitif anak usia sekolah.
Selain itu, kata dia, ada 3 faktor yang harus diperhatikan pada anak usia
sekolah yakni fokus, aktifitas dan ketahanan tubuh.
"Tiga hal ini sangat
berkaitan dengan performa anak di sekolah," katanya dalam peluncuran
varian baru minuman Minute Maid yakni Minute Maid Nutriforce, Selasa (28/11).
Menurut Roslina, anak saat
ini memiliki banyak tuntutan. Seperti tuntutan prestasi di sekolah, aktif di
luar sekolah dan sosial pertemanan. Dengan begitu besar tuntutan mereka, sangat
dibutuhkan kecukupan nutrisi agar mereka bisa nyaman menjalankan peran anak
usia sekolah.
"Anak butuh kandungan
vitamin C dan E sebagai antioksidan baik untuk melindungi si buah hati dengan
melindungi jaringan tubuh," ujarnya.
Sementara vitamin B1, B3 dan
B12 mampu membantu pembentukan energi bagi anak untuk menjalankan segala
aktivitas di sekolah dan luar sekolah. Zat besi merupakan komponen hemoglobin
dalam sel darah merah yang membawa oksigen keseluruh tubuh untuk membantu
perkembangan kemampuan berpikirnya.
Roslina mengajak para bunda
untuk tidak sekadar memerintah anak untuk makan makanan yang sehat, akan tetapi
memfasilitasi anak dengan menyediakan makanan sehat. "Yang harus bunda
lakukan harus sediakan makanan sehat di rumah. Jadi mama-mamanya isi
toples-toples dengan makanan sehat jangan snack," jelasnya.
Jika tak bisa siapkan bekal,
Roslina menjelaskan sekolah zaman now juga banyak menyediakan program menu
sarapan dan makan siang di sekolah. Sehingga selama di sekolah, gizi seimbang
bagi anak bisa terpenuhi.
