Showing posts with label Fakta. Show all posts
Showing posts with label Fakta. Show all posts

12/07/2017

Bahaya Bid’ah Berikut Ciri-ciri Ahli Bid'ah Patut di WASPADAI..!!!

Media-Islam - Ciri-ciri ahli bid'ah sangat jelas dan terang, yang paling menonjol diantaranya adalah: kebencian mereka kepada para pembawa riwayat hadits, merendahkannya, dan menggelarinya dengan: penghafal catatan kaki, orang-orang dungu, orang-orang tekstual atau musyabihah (orang-orang yang menyamakan sifat Allah dengan sifat makhluk). Mereka meyakini adanya makna bathin dari hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sehingga mereka menafsirkan hanya dengan otak mereka yang telah dirusak oleh syaitan, hati nurani mereka teleh rusak, dan argumentasi dan pemikiran mereka sangat rancu dan berantakan. Allah berfirman:
أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ
"Mereka itulah orang-orang yang dilaknati oleh Allah dan ditulikan telinganya dan dibutakan penglihatan mereka." (Muhammad:23).
Ahmad bin Sinan Al-Qaththan berkata: "Di kolong langit ini, tidak seorangpun  ahli bid'ah yang tidak membenci ahli hadits, karena ketika orang itu telah berbuat bid'ah maka ia akan kehilangan kemanisan ilmu hadits dalam hatinya".
Abu Hatim Muhammad bin Idris Al-Hanzali Ar-Razi berkata: "Ciri-ciri ahli bid'ah yaitu suka mengolok-olok ahlu atsar (ahli hadits), dan termasuk ciri-ciri orang zindiq (munafiq) yaitu suka menggelari ahli atsar sebagai penghafal catatan kaki, yang mereka inginkan adalah membatalkan atsar sebagai sumber hukum.
Termasuk ciri-ciri qadariyah (orang-orang yang mengingkari adanya takdir) adalah menggelari ahlus sunnah dengan jabariyah (orang-orang yang bergantung kepada takdir dan meninggalkan usaha).
Diantara ciri-ciri jahmiyyah (orang-orang yang mengingkari nama-nama dan sifat Allah) adalah menggelari ahlus sunnah dengan sebutan musyabihah (orang-orang yang menyerupakan sifat Allah dengan sifat makhluk).
Diantara ciri-ciri rafidhah (syiah) adalah menggelari ahlus sunnah dengan sebutan nabithah dan nashibah (orang-orang yang membenci ahli bait).
Abu 'Utsman berkata: "Saya melihat bahwa ahli bid'ah yang menggelari ahlus sunnah [namun dengan karunia dari Allah, tuduhan tersebut tidaklah benar dan tidak pantas disandarkan kepada ahlus sunnah] mereka (ahli bid'ah) mengikuti jalannya musrikin [semoga Allah melaknat mereka] yang menggelari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan gelar-gelar yang tidak pantas. Diantaranya ada yang menggelari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai tukang sihir, dukun, ahli sya'ir, orang gila, orang kesurupan, pembohong, tukang nyleneh dan lain sebagainya. Padahal Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sangat jauh dari semua 'aib tersebut. Beliau adalah Nabi dan Rasul yang terpilih. Allah berfirman:
انظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الْأَمْثَالَ فَضَلُّوا فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلاً
"Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu)." (Al-Furqan:9).
Demikian juga halnya dengan ahlu hadits yang diberi gelar-gelar buruk oleh ahli bid'ah padahal ahlu hadits sangat jauh dan bersih dari celaan tersebut. Ahlu hadits adalah orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah yang bersih, sistem kehidupan yang diridhai oleh Allah ta'ala, jalan-jalan yang lurus dan hujjah yang kokoh.
Allah telah menganugrahi ahlu hadits untuk dapat meneladani apa yang terdapat dalam kitab-Nya, wahyu-Nya dan  firman-Nya, meneladani Rasul-Nya dalam setiap hadits dimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk berlaku baik, dalam ucapan dan perbuatan serta mencegah mereka untuk berbuat kemungkaran.

Allah juga menolong ahlu hadits untuk dapat berpegang teguh dengan sistem kehidupan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berpegang teguh dengan sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka Allah-pun menjadikan mereka sebagai pengikut para wali yang terdekat. Allah juga melapangkan dada mereka untuk mencintai beliau, mencintai para ulama umat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seseorang akan bersama orang yang dicintainya." (HR. Bukhari, Ahmad dan lainnya).

12/05/2017

10 Fakta Ajaib dalam Kisah Nabi Sulaiman

Media-islam - Kisah Nabi Sulaiman selalu saja menarik untuk dibaca dan diambil pelajaran. Kedahsyatan mukjizat dan kekuasaan sang nabi pun memancing banyak orang untuk membuat cerita fiktif dengan mencatut nama beliau. Padahal, masih banyak kisah sahih tentang Nabi Sulaiman yang – sering kali – jarang diketahui.

Berikut inilah 10 fakta ajaib yang hanya dapat ditemukan dalam kisah Nabi Sulaiman. Mana sajakah yang belum Anda ketahui?

1. Rakyat yang Patuh, Bukan Hanya Dari Kalangan Manusia

Nabi Sulaiman dianugerahi kekuasaan sebagai raja dan memiliki rakyat yang berasal dari bangsa hewan, jin, dan manusia. Mereka semua tunduk dan patuh terhadap perintah beliau. Mereka pun terancam mendapatkan hukuman jika lalai atau terlambat dalam melaksanakan tugas.

2. Nabi Sulaiman Dapat Berkomunikasi dengan Jin dan Berbagai Jenis Hewan

Dalam kisah Nabi Sulaiman dan semut, beliau dapat mendengar pemimpin koloni semut yang memerintahkan pasukannya untuk bersembunyi, agar tidak terinjak oleh tentara Nabi Sulaiman. Mukjizat ini juga dapat disaksikan dalam kisah burung hudhud, yang melaporkan kemusyrikan penduduk negeri Saba’ kepada sang nabi. Adapun, komunikasi Nabi Sulaiman dengan jin bisa ditemukan dalam kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis.

3. Tentara dari Berbagai Makhluk, Berbaris Sesuai Pangkat

Nabi Sulaiman juga memberdayakan burung, jin, dan manusia sebagai tentara. Sebagaimana diceritakan dalam Alquran surah An-Naml ayat 17-19, mereka berbaris dengan tertib. Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menyebutkan bahwa mereka berbaris sesuai kedudukan masing-masing, dan tidak bisa saling mendahului.

4. Siasat Cerdik Sang Nabi untuk Menundukkan Kerajaan Saba’

Enggan menerima dakwah tauhid yang diserukan oleh Nabi Sulaiman, Ratu Balqis – pemimpin negeri Saba’ – pun bermaksud melunakkah hati sang nabi dengan mengirimkan hadiah. Saat hadiahnya ditolak, Ratu Balqis lantas menemui Nabi Sulaiman untuk menghindari peperangan. Nabi Sulaiman pun memanfaatkan momen ini untuk menjukkan kekuasaan yang Allah berikan kepada beliau, yaitu dengan memindahkan istana Ratu Balqis beserta isinya ke negeri beliau dengan sekejap mata.

5. Istana Kaca yang Menakjubkan

Tidak cukup dengan memindahkan singgasana Ratu Balqis, Nabi Sulaiman juga memukau sang ratu dengan istana beliau, yang terbuat dari kaca hingga ke lantai-lantainya. Di bawah lantai istana, terdapat kolam yang sangat luas dan berisi aneka flora serta fauna laut. Tidak mengira bahwa kolam tersebut tertutup kaca, Ratu Balqis pun menyingkapkan baju karena takut basah, sehingga tampaklah kedua betisnya.

6. Kekuatan Prima Nabi Sulaiman

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, disebutkan bahwa Nabi Sulaiman memiliki 100 orang istri. Beliau pernah bersumpah untuk mendatangi seluruh istrinya dalam satu malam, sehingga akan terlahir pula 100 anak yang berjuang di jalan Allah. Hanya saja, beliau tidak mengucapkan “Insya Allah”, sehingga hanya seorang istri yang hamil dan melahirkan anak yang cacat.

7. Kuda Bersayap Ternyata Bukan Sekadar Khayalan

Nabi Sulaiman memiliki kuda yang sangat banyak. Berdasarkan hadis sahih dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi Sulaiman mempunyai kuda yang bersayap. Kesibukan mengurus mereka pernah membuat beliau lalai menunaikan salat, sehingga beliau pun menyembelih kuda-kuda tersebut.

8. Permadani Terbang Pun Bukan Hanya Fantasi

Allah mengganti kuda-kuda Nabi Sulaiman dengan sesuatu yang lebih baik, yaitu dengan memberikan kemampuan kepada sang nabi untuk mengendalikan embusan angin. Apabila Nabi Sulaiman memerintahkan angin untuk menerbangkan permadaninya, beliau dapat mencapai tempat mana pun dengan sangat cepat. Perjalanan jauh – yang biasanya ditempuh dalam waktu sebulan – bisa dicapai dalam waktu beberapa saat saja.

9. Sungai Tembaga dan Beraneka Macam Bangunan Menakjubkan

Jika Allah menundukkan besi bagi Nabi Dawud untuk membuat baju besi, Allah pun menguasakan sungai tembaga kepada putera beliau, Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman juga diberi kuasa untuk memerintah para jin agar mau menyelam dan mengambil beraneka benda berharga dari lautan, membangun gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, serta piring-piring sebesar kolam yang tetap berada di atas tungku.

10. Raja Meninggal Tanpa Diketahui oleh Rakyatnya

Nabi Sulaiman meninggal dalam keadaan bersandar pada sebuah tongkat, namun tidak satu pun rakyatnya yang menyadari. Rakyat beliau – termasuk dari bangsa jin terus bekerja dengan penuh ketundukan, merasa masih berada dalam pengawasan sang nabi. Tatkala rayap telah merusak tongkatnya, Nabi Sulaiman pun jatuh tersungkur dan bangsa jin menyadari bahwa mereka tidaklah mengetahui sesuatu yang gaib.

Kisah Nabi Sulaiman dengan Ratu Balqis memang telah banyak diketahui. Demikian pula dengan kisah Nabi Sulaiman dan semut, yang sering kali dibumbui dengan cerita-cerita palsu. Adapun, seorang muslim seyogyanya mencukupkan diri dengan fakta yang Allah ceritakan melalui Alquran maupun hadis-hadis Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam yang sahih.

Anda mengetahui fakta unik lain yang diambil dari kisah Nabi Sulaiman? Yuk, berbagi melalui kolom komentar! Tak lupa, ajaklah teman-teman Anda untuk turut berbagi dengan menyebarkan artikel ini di media sosial.

Sumber:

Ibnu Katsir. Kisah Shahih Para Nabi. Tahqiq: Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali.

Ibnu Katsir. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. Tahqiq: Tim Tafsir di Bawah Pengawasan Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri.inspiraloka.com